Raih Omset Puluhan Juta Dari Usaha Nasi Uduk

rahasia toko online
usaha nasi uduk

Siapa tidak mengenal nasi uduk?
Nasi uduk hampir dapat Anda temukan di setiap sudut kota dengan aneka rasa yang ditawarkan dan tentunya kemasan yang berbeda-beda. Namun, siapa sangka usaha nasi uduk yang kelihatannya remeh ini bisa mendatangkan omset hingga puluhan juta setiap bulannya! Untuk memulai usaha ini, tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu siapa target market Anda! Apakah orang-orang yang berkantong tebal ataukah orang-orang pada umumnya dengan kantong pas-pasan. Hal ini penting, karena ini akan membedakan bagaimana cara Anda mengemas usaha nasi uduk Anda nantinya.

Pada artikel ini, saya akan arahkan target market penjualan usaha nasi uduk kepada segmen menengah - bawah. Artinya, saya akan rencanakan bagaimana kemasannya, apa isinya dan berapa harganya. Seperti yang sudah Anda ketahui bersama bahwa kebanyakan nasi uduk yang dijajakan di pinggir jalan mempunyai range harga antara Rp. 3000 - Rp. 5000,- Harga tergantung dari lauk kelengkapan yang ada dalam bungkus nasi uduk tersebut. Dalam contoh kasus ini, saya akan melakukan seting harga pada Rp. 5000,- maka lauk yang akan disertakan dalam nasi uduk bisa seperti ini kerupuk, bihun, bawang goreng, potongan dadar dan sambel goreng tempe. Estimasi keuntungan setiap bungkus nasi uduk adalah 40%, maka setiap 1 bungkus nasi uduk laku berarti saya mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 2000,-. Artinya harga pokok produksi nasi uduk saya adalah RP. 3000,- itu sudah termasuk nasi uduk, lauk dan kemasan.

Karena usaha nasi uduk ini target marketnya adalah menengah - bawah, maka kemasan tidak perlu terlalu bagus asalkan memenuhi unsur kesehatan, bisa menggunakan kertas seperti pada ilustrasi gambar diatas atau menggunakan bahan mika plastik yang bening. Namun, usahakan Anda buatkan label kecil yang bertuliskan nama usaha Anda dan kontak telp yang bisa dihubungi. Hal ini sepertinya sepele tapi penting untuk memperbesar market Anda.

Agar usaha nasi uduk Anda sukses, Anda membutuhkan lokasi yang tepat untuk berjualan. Usahakan untuk mencari lokasi berjualan dekat dengan perkantoran atau industri atau pabrik. Dengan harga Rp. 5000,- jika Anda berada di lokasi yang tepat diperkirakan dalam sehari bisa terjual antara 100 - 200 bungkus. Itupun Anda hanya buka mulai pukul 06.00 - 09.00 jam dimana orang-orang biasa melakukan sarapan. Jika Anda tidak menyediakan meja dan kursi, maka pelanggan Anda cenderung untuk membawa bungkusan nasi uduk untuk dimakan di tempat kerja. Jika ternyata omset yang Anda dapatkan masih kurang, Anda bisa juga bekerja sama dengan lapak yang menjual aneka sarapan. Dengan demikian, omset yang Anda dapatkan jauh lebih besar lagi.

0 Response to "Raih Omset Puluhan Juta Dari Usaha Nasi Uduk"

Post a Comment